Soal Dugaan Suap Wali Kota Medan Nonaktif, KPK Panggil Anak Yasonna Laoly

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Yamitema Tirtajaya Laoly, putra dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Putra yang merupakan Direktur PT Kani Jaya Sentosa akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap Wali Kota Medan nonaktif, Dzulmi Eldin.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari,” kata Plh Kabiro Humas KPK, Chrystelina GS, Senin (11/11/2019).

Belum diketahui maksud pemanggilan dari Yamitema dalam pemeriksaan kali ini.

Dalam kasus ini, Dzulmi dijerat sebagai tersangka karena diduga menerima uang total sebesar Rp 580 juta dari Isa Ansyari. Uang diduga diberikan dalam beberapa tahap.

KPK menduga salah satu peruntukan uang itu guna menutupi perjalanan dinas Dzulmi pada Juli 2019 yang membengkak. Sebab, Dzulmi diduga melakukan perjalanan dinas ke Jepang dengan mengajak keluarganya, bahkan melebihi batas waktu.

Dzulmi disebut turut membawa istri, kedua anaknya, serta beberapa orang lain yang tak berkepentingan. Dalam masa perpanjangan liburan itu, Ia juga diduga didampingi Kasubbag Protokol Pemkot Medan, Syamsul Fitri Siregar. [***]